Perbedaan Access Point dengan Wireless Router

Donny Kurniawan Reply 7:13 AM
Access Point dengan Wireless Router jika dilihat secara sekilas memang tampak sama, namun sebenarnya memiliki perbedaan yang sangat menonjol dari segi fisik, maupun dari segi fungsi dan fitur yang ada. Untuk lebih jelasnya, silahkan baca pengertian tentang Access Point dan Wireless Router.

Access Point

Access Point adalah suatu peranti yang memungkinkan peranti nirkabel untuk terhubung ke dalam jaringan dengan menggunakan Wi-Fi, Bluetooth, atau standar lain. WAP biasanya tersambung ke suatu router (melalui kabel) sehingga dapat meneruskan data antara berbagai peranti nirkabel (seperti komputer atau pencetak) dengan jaringan berkabel pada suatu jaringan. Standar yang diterapkan untuk WAP ditetapkan oleh IEEE dan sebagian besar menggunakan IEEE 802.11.
Access Point sering disebut juga base station. Sehingga client yang terhubung dengan perangkat tersebut bisa berkomunikasi satu sama lainnya dengan subnet mask yang sama.

Wireless Router

Router adalah sebuah device yang berfungsi untuk meneruskan paket-paket dari sebuah network ke network yang lainnya (baik LAN ke LAN atau LAN ke WAN) sehingga host-host yang ada pada sebuah network bisa berkomunikasi dengan host-host yang ada pada network yang lain.
Wireless Router mempunyai fungsi yang relatif sama dengan Access Point, karena mode Wireless Router juga dapat diatur sebagai Access Point. Router juga memiliki fungsi sebagai gateway (gerbang) penghubung dari satu jaringan ke jaringan lainnya.


Perbedaan Access Point dengan Wireless Router

  • Secara Fisik (Perangkat Keras)


Pada Wireless Router terdapat Port WAN untuk Router Broadband dan Port ADSL untuk Router ADSL Modem, kita dapat menemukannya pada panel bagian belakang. Sedangkan perangkat Access Point tidak memilikinya.
 

  • Secara Konfigurasi

- Network Address Translation
Fungsi Network Address Translation dapat ditemukan pada Wireless Router, sedangkan pada Wireless Access Point tidak ditemukan.

- Modem Dialler
Dengan adanya Wireless Router, modem bisa langsung disambung ke Wi-Fi router dan secara otomatis di-dial sehingga wireless klien dapat langsung terkoneksi dengan internet. Sebelum adanya Wireless Router koneksi internet via modem hanya dapat dilakukan langsung dari komputer atau perangkat jaringan tertentu.

- Fungsi DHCP
Wireless Access Point mirip dengan hub/switch. Access Point memiliki kemampuan untuk mendistribusikan alamat IP ke wireless klien secara otomatis. Sedangkan Wireless Router dapat bertindak sebagai DHCP Server. DHCP Server biasanya hanya bisa dijalankan pada perangkat router ataupun server.

- Bandwith Control
Fungsi ini tidak dapat kita temui pada Wireless Access Point.

- Parent Control
Pengaturan yang digunakan untuk meng-filter website mana yang diizinkan atau tidak boleh oleh wireless client. Fungsi ini tidak bisa ditemukan pada Wireless Access Point.

- Internet Access Control

- Dynamic Domain Name System (DDNS)
DDNS menjadikan IP publik yang sering berubah-ubah (Dynamic) menjadi hostname yang sifatnya static.


Skema Gambaran Access Point

Pada Access Point mempunyai gambaran skema seperti berikut:


Skema Gambaran Wireless Router

Pada Wireless Router mempunyai gambaran skema seperti berikut:


Kesimpulan:
Kesimpulan yang saya dapat dari materi di atas dan setelah melakukan praktek adalah untuk Access Point mempunyai fungsi hanya sekedar mem-broadcast SSID koneksi secara nirkabel saja, dan sebagai media perangkat lain untuk dapat terkoneksi. Namun untuk Wireless Router selain mempunyai fungsi yang terdapat pada Access Point, dia juga mempunyai fitur yang sangat lengkap seperti yang sudah diuraikan diatas. Wireless Router juga mempunyai port ADSL dan juga mempunyai port WAN.



Sumber dan Refrensi:

Related Posts

Jaringan 5342436593784367746

Post a Comment

Search

Find Me!